Langsung ke konten utama

Membuat UX Report


Sebagai seorang UX Researcher kita harus bisa menyajikan data dari yang kita dapat dari lapangan/user untuk disajikan kepada stakeholder ataupun product manager. Report seorang UX Researcher menurut saya sangat penting bagi suatu product yang sedang dikembangkan, kenapa? karna dari report seorang UX Researcher kita jadi tau jalan product kita harus kemana. Dalam penulisan Report UX tidak ada standar khusus harus bagaimana bagaimana, karna berbeda tempat beda kebutuhan, beda stakeholder beda cara penyajian, tapi apa yang saya tulis semoga bisa menjadi acuan untuk menulis sebuah report.

https://mystar933.com/beencouraged/four-habits-happy-people/


1. Judul Riset

Biasanya berisi nama researcher dan tanggal laporan report dibuat.

2. Table of Content

Berisi daftar isi dari report yang telah dibuat.

3. Introduction

Berisi tentang tujuan mengapa suatu website/aplikasi itu penting. tulis juga instrument apa yang digunakan seperti eyetracker untuk memonitor kefokusan user terhadap website/aplikasi.

4. Executice Summary

Deskripsikan kapan dan dimana sebuah riset berlangsung. Deskripsikan kenapa test tersebut berlangsung, jumlah participant, umur, lokasi, lama durasi dan demografi. berikan daftar masalah dalam sebuah list.

5. Metodology

Jelaskan bagaimana kamu merekrut participant. Jelaskan bagaimana session yang berlangsung dari awal hingga akhir, catat pertanyaan pertanyaan yang kamu ajukan ke participant. Deskripsikan juga participant kamu secara lebih detail dari sebelumnya.

6. Result

Jelaskan berapa success rate. Seperti task completion, task rating, time one task, dan error.

7. Recomend

Berisi rekomendasi dari permasalahan, jelaskan juga seberapa tingkat keparahan dari masalah.

8. Conclusion

Simpulkan dengan beberapa paragraf dengan mengedepankan apa yang participant temukan.


Nah itu tadi cara membuat Report UX, susunan diatas tidak harus sama persis, kamu boleh berkreasi sesuai kebutuhan, ohiya yang terpenting report kamu mudah dipahami oleh orang lain, jadi nanti saat dibahas semuanya jadi paham dengan masalah yang terjadi di produk kamu. Tulisan ini sangat terinspirasi dari Sekolah UX, saya ucapkan terimakasih ilmunya sangat bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apasih UI dan UX itu?

Apa itu UI? apa itu UX? Banyak yang beranggapan keduanya itu sama, banyak juga yang beranggapan keduanya itu berbeda. hmm.. coba kita bahas satu persatu dan tolong dikoreksi bila salah. User Experience design (UX design) singkatnya UX Design adalah pengalaman pengguna dalam menggunakan produk, sistem atau layanan tertentu. http://saga-islamicnet.blogspot.com/2016/05/belajar-dari-pengalaman.html Contohnya sederhananya adalah saya membuat handle kulkas tepat berada di samping atas pintu, yang bertujuan memudahkan seseorang membukanya. User Interface design (UI design) sedangkan UI Design secara sederhana adalah output atau keluaran visual dari UX itu sendiri. https://blog.prototypr.io/hyperloop-interface-around-the-world-in-a-minute-93552c1dcf64 Contoh sederhananya adalah saya membuat warna, bahan, tampilan dari kulkas supaya menarik dan mudah digunakan. Jadi? UI dan UX adalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, saat kita membuat UX kita juga harus memikirk...

Berkenalan dengan HEART Framework

Bermula dari percakapan di grup Telegram dengan beberapa senior saya mendapat referensi baru yaitu “HEART Framework” https://dribbble.com/shots/4232531-My-heart-flips-for-you Heart Framework diciptakan untuk membantu tim UX lebih fokus ke aspek spesifik experience yang ingin ditingkatkan, serta mengidentifikasi tujuan dan metrik experience pengguna untuk mengukur keberhasilan. Oiya, framework ini diciptakan oleh para pakar UX di Goolgle, dan di indonesia juga diterapkan di beberapa Startup seperti Tokopedia. HEART Frawork merupakan singkatan dari happines, engagement, adoption, retention, task succes. Berikut penjelasannya : Happines  : Bagaimana perasaan user tentang produk Anda? Happines biasanya diukur dengan survei kepuasan pengguna, peringkat dan ulasan aplikasi, dan NPS(Net Promoter Score). Engagement : Seberapa sering orang kembali menggunakan produk? Engagement dapat diukur dengan jumlah kunjungan pengguna per minggu, lama sesi, atau tindakan,...