Psikologi memiliki peran penting experience user di sebuah aplikasi. dengan mamahami bagaimana sebuah design bekerja, kita bisa melakukan improvisasi sehingga aplikasi yang dibuat bisa lebih efektif untuk mencapai tujuan user.
untuk membantu memahami persepsi pengguna, saya akan memperkenalkan beberapa prinsip yang menurut saya penting dan sering di implementasikanVon Restorf Effect
Von Restorf Effect atau biasa dikenal dengan efek isolasi, yaitu ketika ada beberapa objek hadir di satu page, maka kemungkinan besar objek yang berbeda dengan yang lainnya akan menarik dan mudah diingat oleh user. Oleh sebab itu biasanya objek atau button CTA(Call To Action) berbeda dengan yang lainnya yang bertujuan untuk membuat user tertarik dan mudah diingat
![]() |
| Von Ressort Effect |
“When multiple similar objects are present, the one that differs from the rest is most likely to be remembered!”
Serial Position Effect
Inilah sebabnya mengapa sebagian besar aplikasi saat ini meninggalkan menu hamburger dan berganti menjadi menu bar di bawah dan horizontal, menempatkan button paling penting dari kanan kekiri. Pada gambar di atas, Anda dapat melihat beberapa contoh dari aplikasi iOS yang populer. Masing-masing meletakkan item “Home” dan “Profile” berurutan dari kanan hingga kekiri, dengan efek posisi serial dalam pikiran.
Cognitif Load
Cognitif Load atau Beban kognitif sederhananya adalah jumlah pikiran yang perlu Anda lakukan untuk menyelesaikan tugas tertentu."Cognitive load is the amount of thought you need to execise in order to complete a spesific task."Teori beban kognitif dapat dibedakan menjadi tiga jenis:
- Intrinsic cognitive load
- Extraneous cognitive load
- Germane cognitive load
Hicks Law
Hicks Law merupakan bagian dari hukum gestalt adalah prinsip paling populer dan mudah untuk diterapkan, sederhananya adalah makin seseorang diberi banyak pilihan maka akan semakin lama dia memilih atau menentukan pilihannya, namun jika seseorang diberi sedikit pilihan maka akan semakin cepat pikirannya untuk menentukan pilihan yang dia mau.
![]() |
| semakin banyak pilihan semakin lama menentukan, sedangkan semakin sedikiti pilihan maka akan semakin cepat menentukan pilihan yang diinginkan |
Law of proximity
Hukum kedekatan adalah bagian dari Hukum Gestalt dari Organisasi Perseptual, dan menyatakan bahwa objek yang dekat, atau berdekatan satu sama lain, cenderung dikelompokkan bersama. Singkatnya, otak kita dapat dengan mudah mengasosiasikan objek yang dekat satu sama lain, lebih baik daripada objek yang berjarak jauh. Pengelompokan ini terjadi karena manusia memiliki kecenderungan alami untuk mengatur dan mengelompokkan berbagai hal bersama.

“The Law of Proximity states that objects that are near, or proximity to each other, tend to be grouped together”Mungkin prinsip prinsip diatas bisa membantu ketika akan membuat sebuah user interface, oiya prinsip prinsip diatas saya pelajari di blog.marvelapp.com
Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat :)



Komentar
Posting Komentar