Tulisan ini hanyalah sebuah opini pribadi berdasarkan pengalaman yang saya alami, jadi boleh setuju boleh tidak hehe

Dulu saya pikir design itu hanyalah sebatas cover majalah, baliho di pinggir jalan, kartu nama, atau logo akrilik di depan resepsionis perusahaan saja, ternyata ngga, design itu lebih dari itu. Design itu ternyata ada bukan cuma itu aja, design itu hadir untuk “Solving Problem”, yoi sebagai solusi dari masalah. Contoh bahwa design adalah solusi dari sebuah masalah

“Andi sering berpergian dan berjalan di tempat ramai, andi sangat menyukai musik. andi sering merasa bosan saat berpergian, alangkah senangnya bilamana ia bisa fokus mendengarkan musik, tanpa mengganggu sekeliling oleh musik yang dia dengarkan, akhirnya andi mendesign speaker yang hanya dia yang bisa mendengarkan dan tentunya portable(karna andi sering berpergian), akhirnya andi menciptakan sebuah headphone yang sering kita pakai saat ini(ini contoh sembarang saja yang saya karang)”
dari cerita andi diatas bisa menyimpulkan bahwa design itu tidak hanya sekedar kartu nama atau spanduk saja, design itu lebih dari itu, design itu solusi dari sebuah masalah yang kita alami.
tengkyu :)
Komentar
Posting Komentar